*ღ☆ღ♥ بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ღ☆ღ
♥ .:| Panduan Singkat Puasa Ramadhan |:. ♥
Berikut ini adalah petunjuk singkat mengenai puasa yang meliputi: Segi hukumnya, golongan manusia dalam soal puasa, hal-hal yang membatalkan puasa dan beberapa keutamaannya.
-Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
-Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang agung, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
"Islam itu didirikan di atas lima perkara; Bersaksi tiada sesembahan yang hak melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa Ramadhan dan berhaji ke Baitullah." ( Muttafaq 'alaih)
♥ .:| Golongan Manusia dalam Berpuasa.
♥ Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan bukan dalam keadaan musafir (bepergian).
♥ rang kafir tidak diwajibkan berpuasa dan jika ia masuk Islam tidak diwajibkan mengqadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya selama ia belum masuk Islam.
♥ Anak kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa.
♥ Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk mengganti puasa dengan memberi makan, walau pun sudah baligh. Begitu pula orang yang kurang akalnya dan orang pikun.
♥ Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa disebabkan sakit, usia lanjut, sebagai pengganti puasa ia harus memberi makan setiap hari satu orang miskin (membayar fidyah-ed).
♥ Bagi seseorang yang sakit dan penyakitnya masih ada kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, tetapi harus mengqadha'nya setelah sembuh.
♥ Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui jika dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian mengqadha'nya di hari yang lain.
Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau dalam keadaan nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha'nya pada hari yang lain.
♥ Orang yang terpaksa berbuka puasa karena hendak menyelamatkan orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha' puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain.
♥ Bagi musafir boleh memilih antara berpuasa dan tidak berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus mengqadha'nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir sementara, seperti berpergian untuk melaksanakan umrah, atau musafir tetap, seperti sopir truk dan bus (luar kota), maka bagi mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tinggal di daerah (negeri) orang lain dan harus mengqadha'nya.
♥ .:| Beberapa Rukhsah yang Tidak Membatalkan Puasa.
♥ Jika seseorang melakukan sesuatu perbuatan yang membatalkan puasa disebabkan lupa atau tidak mengerti atau pun tidak sengaja, maka puasanya tidak batal. Berdasarkan ayat, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah." (QS. al-Baqarah : 286)
♥ "Dan tiada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja di hatimu." (QS. al-Ahzab : 5)
♥ Jika orang yang sedang berpuasa makan dan mimun karena ia yakin bahwa matahari telah terbenam, maka puasanya tidak batal; dan tidak batal pula puasa orang yang makan dan minum karena yakin bahwa fajar belum terbit (padahal yang sebenarnya waktu sahur telah habis, red).
♥ Jika orang yang sedang berpuasa berkumur, lalu sebagian air masuk ke dalam tenggorokannya tanpa sengaja, maka puasanya tidak batal. Dan tidak batal puasa seseorang yang ketika tidur bermimpi (hingga keluar mani), karena tidak ada nash yang menyatakan hal tersebut batal.
♥ .:| Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Hal-hal yang membatalkan puasa ada delapan:
♥ Melakukan jima' (hubungan intim suami istri) pada siang hari Ramadhan bagi yang sedang berpuasa, maka wajib mengqadha' puasanya dan membayar kafarah mughallazhah (denda berat) yaitu dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan hamba sahaya maka wajib baginya berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan jika tidak mampu, maka ia berkewajiban memberi makan enam puluh orang miskin.
♥ Mengeluarkan air mani dengan cara onani atau masturbasi, mencium, memeluk, merangkul dan lain-lainnya.
♥ Makan minum atau menghisap sesuatu, baik yang bermanfaat atau yang berbahaya seperti rokok.
♥ Menyuntikkan obat yang dapat mengenyangkan dan dapat menahan rasa lapar, karena melakukan itu berarti sama dengan minum. Sedang menyuntikkan obat yang tidak mengenyangkan, maka hal tesebut tidak membatalkan puasa, walaupun disuntikkan pada otot atau urat nadi, baik terasa di kerongkongan atau tidak.
♥ Keluar darah haidh dan nifas
♥ Mengeluarkan darah dengan jalan hijamah (berbekam) atau yang serupa. Sedangkan keluarnya darah dengan sendirinya atau karena mencabut gigi dan yang semisalnya, tidak membatalkan puasa, karena hal tersebut tidak termasuk dalam pengertian hijamah.
♥ Muntah disengaja, tetapi jika muntah tanpa disengaja atau dibuat-buat, maka tidak batal puasanya.
♥ Transfusi darah sebagai pengganti darah yang keluar, seperti seseorang yang sedang berpuasa terluka (kecelakaan dan sejenisnya) yang mengakibatkan keluarnya darah.
♥ .:| Beberapa Petunjuk Berkenaan dengan Masalah Puasa
♥ Seorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, meskipun ia mandi janabah setelah terbit fajar (Shubuh).
♥ Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba (bulan Ramadhan), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar.
♥ Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut gigi, mengobati luka atau menggunakan obat tetes mata/telinga.
♥ Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak, baik diwaktu pagi maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
♥ Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga dibolehkan menggunakan AC atau air dingin untuk membasahi kepala.
♥ Bagi penderita sesak nafas meskipun sedang berpuasa diperbolehkan menyemprot mulut dengan sesuatu (berupa udara/gas) yang dapat melonggarkan pernafasan.
♥ Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi bibir dengan air bila terasa kering dan juga diperbolehkan berkumur-kumur namun dengan syarat tidak tertelan.
♥ Disunnahkan mengakhirkan sahur, hingga menjelang Fajar dan segera berbuka setelah matahari terbenam (Maghrib).Diutamakan berbuka dengan kurma rutab (kurma yang masak), jika tidak ada rutab dengan kurma yang lain, dan jika tidak ada kurma bisa berbuka dengan apa saja yang halal atau berbuka dengan minum air apabila tidak menjumpai makanan.
♥ Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti shalat sunnah, membaca al- Qur'an, berdzikir dan bershadaqah.
♥ Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram.Hendaknya ia menjaga shalat dengan menjalankannya tepat pada waktunya dan berjama’ah di masjid bagi kaum pria.
♥ Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat menghapus pahala puasa seperti: Berdusta, berbuat curang, menipu, riba/rentenir, berbicara yang haram dan sebagainya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan tak berguna dan kebodohan maka Allah tidak butuh terhadap puasanya (berupa) meninggalakan makan dan minumnya." (Muttafaq ‘alaih)
♥ .:| Keutamaan Puasa Ramadhan
♥ Dengan puasa Ramadhan Allah mengampuni dosa orang yang berpuasa dan memaafkan semua kesalahannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu". (HR. al-Bukhari dan Muslim).
♥ Puasa Ramadhan tidak terhingga pahalanya, karena orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap muslim amalannya akan diganjar sebesar 10 hingga 700 kali lipat, kecuali puasa. Firman Allah di dalam hadits qudsi,
“...Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-Ku.” (HR. Muslim)
♥ Puasa dapat membuka pintu syafa’at nanti pada hari Kiamat. Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesunggunya puasa dan bacaan al-Qur’an memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari Kiamat. Puasa berkata, ”Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula al-Qur’an, ”Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Nabi bersabda, ”Maka keduanya diberikan izin untuk memberi syafaat.” (HR. Ahmad).
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam, beserta para keluarga dan sahabatnya. Amin.
Sumber: Brosur tentang Puasa Ramadhan, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, rahimahullah.
Juli 30, 2011
Panduan Singkat Puasa Ramadhan
*ღ☆ღ♥ بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم ♥ღ☆ღ
♥ .:| Panduan Singkat Puasa Ramadhan |:. ♥
Berikut ini adalah petunjuk singkat mengenai puasa yang meliputi: Segi hukumnya, golongan manusia dalam soal puasa, hal-hal yang membatalkan puasa dan beberapa keutamaannya.
-Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
-Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang agung, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
"Islam itu didirikan di atas lima perkara; Bersaksi tiada sesembahan yang hak melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa Ramadhan dan berhaji ke Baitullah." ( Muttafaq 'alaih)
♥ .:| Golongan Manusia dalam Berpuasa.
♥ Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan bukan dalam keadaan musafir (bepergian).
♥ rang kafir tidak diwajibkan berpuasa dan jika ia masuk Islam tidak diwajibkan mengqadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya selama ia belum masuk Islam.
♥ Anak kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa.
♥ Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk mengganti puasa dengan memberi makan, walau pun sudah baligh. Begitu pula orang yang kurang akalnya dan orang pikun.
♥ Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa disebabkan sakit, usia lanjut, sebagai pengganti puasa ia harus memberi makan setiap hari satu orang miskin (membayar fidyah-ed).
♥ Bagi seseorang yang sakit dan penyakitnya masih ada kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, tetapi harus mengqadha'nya setelah sembuh.
♥ Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui jika dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian mengqadha'nya di hari yang lain.
Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau dalam keadaan nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha'nya pada hari yang lain.
♥ Orang yang terpaksa berbuka puasa karena hendak menyelamatkan orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha' puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain.
♥ Bagi musafir boleh memilih antara berpuasa dan tidak berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus mengqadha'nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir sementara, seperti berpergian untuk melaksanakan umrah, atau musafir tetap, seperti sopir truk dan bus (luar kota), maka bagi mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tinggal di daerah (negeri) orang lain dan harus mengqadha'nya.
♥ .:| Beberapa Rukhsah yang Tidak Membatalkan Puasa.
♥ Jika seseorang melakukan sesuatu perbuatan yang membatalkan puasa disebabkan lupa atau tidak mengerti atau pun tidak sengaja, maka puasanya tidak batal. Berdasarkan ayat, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah." (QS. al-Baqarah : 286)
♥ "Dan tiada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja di hatimu." (QS. al-Ahzab : 5)
♥ Jika orang yang sedang berpuasa makan dan mimun karena ia yakin bahwa matahari telah terbenam, maka puasanya tidak batal; dan tidak batal pula puasa orang yang makan dan minum karena yakin bahwa fajar belum terbit (padahal yang sebenarnya waktu sahur telah habis, red).
♥ Jika orang yang sedang berpuasa berkumur, lalu sebagian air masuk ke dalam tenggorokannya tanpa sengaja, maka puasanya tidak batal. Dan tidak batal puasa seseorang yang ketika tidur bermimpi (hingga keluar mani), karena tidak ada nash yang menyatakan hal tersebut batal.
♥ .:| Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Hal-hal yang membatalkan puasa ada delapan:
♥ Melakukan jima' (hubungan intim suami istri) pada siang hari Ramadhan bagi yang sedang berpuasa, maka wajib mengqadha' puasanya dan membayar kafarah mughallazhah (denda berat) yaitu dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan hamba sahaya maka wajib baginya berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan jika tidak mampu, maka ia berkewajiban memberi makan enam puluh orang miskin.
♥ Mengeluarkan air mani dengan cara onani atau masturbasi, mencium, memeluk, merangkul dan lain-lainnya.
♥ Makan minum atau menghisap sesuatu, baik yang bermanfaat atau yang berbahaya seperti rokok.
♥ Menyuntikkan obat yang dapat mengenyangkan dan dapat menahan rasa lapar, karena melakukan itu berarti sama dengan minum. Sedang menyuntikkan obat yang tidak mengenyangkan, maka hal tesebut tidak membatalkan puasa, walaupun disuntikkan pada otot atau urat nadi, baik terasa di kerongkongan atau tidak.
♥ Keluar darah haidh dan nifas
♥ Mengeluarkan darah dengan jalan hijamah (berbekam) atau yang serupa. Sedangkan keluarnya darah dengan sendirinya atau karena mencabut gigi dan yang semisalnya, tidak membatalkan puasa, karena hal tersebut tidak termasuk dalam pengertian hijamah.
♥ Muntah disengaja, tetapi jika muntah tanpa disengaja atau dibuat-buat, maka tidak batal puasanya.
♥ Transfusi darah sebagai pengganti darah yang keluar, seperti seseorang yang sedang berpuasa terluka (kecelakaan dan sejenisnya) yang mengakibatkan keluarnya darah.
♥ .:| Beberapa Petunjuk Berkenaan dengan Masalah Puasa
♥ Seorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, meskipun ia mandi janabah setelah terbit fajar (Shubuh).
♥ Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba (bulan Ramadhan), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar.
♥ Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut gigi, mengobati luka atau menggunakan obat tetes mata/telinga.
♥ Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak, baik diwaktu pagi maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
♥ Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga dibolehkan menggunakan AC atau air dingin untuk membasahi kepala.
♥ Bagi penderita sesak nafas meskipun sedang berpuasa diperbolehkan menyemprot mulut dengan sesuatu (berupa udara/gas) yang dapat melonggarkan pernafasan.
♥ Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi bibir dengan air bila terasa kering dan juga diperbolehkan berkumur-kumur namun dengan syarat tidak tertelan.
♥ Disunnahkan mengakhirkan sahur, hingga menjelang Fajar dan segera berbuka setelah matahari terbenam (Maghrib).Diutamakan berbuka dengan kurma rutab (kurma yang masak), jika tidak ada rutab dengan kurma yang lain, dan jika tidak ada kurma bisa berbuka dengan apa saja yang halal atau berbuka dengan minum air apabila tidak menjumpai makanan.
♥ Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti shalat sunnah, membaca al- Qur'an, berdzikir dan bershadaqah.
♥ Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram.Hendaknya ia menjaga shalat dengan menjalankannya tepat pada waktunya dan berjama’ah di masjid bagi kaum pria.
♥ Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat menghapus pahala puasa seperti: Berdusta, berbuat curang, menipu, riba/rentenir, berbicara yang haram dan sebagainya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan tak berguna dan kebodohan maka Allah tidak butuh terhadap puasanya (berupa) meninggalakan makan dan minumnya." (Muttafaq ‘alaih)
♥ .:| Keutamaan Puasa Ramadhan
♥ Dengan puasa Ramadhan Allah mengampuni dosa orang yang berpuasa dan memaafkan semua kesalahannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu". (HR. al-Bukhari dan Muslim).
♥ Puasa Ramadhan tidak terhingga pahalanya, karena orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap muslim amalannya akan diganjar sebesar 10 hingga 700 kali lipat, kecuali puasa. Firman Allah di dalam hadits qudsi,
“...Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-Ku.” (HR. Muslim)
♥ Puasa dapat membuka pintu syafa’at nanti pada hari Kiamat. Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesunggunya puasa dan bacaan al-Qur’an memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari Kiamat. Puasa berkata, ”Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula al-Qur’an, ”Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Nabi bersabda, ”Maka keduanya diberikan izin untuk memberi syafaat.” (HR. Ahmad).
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam, beserta para keluarga dan sahabatnya. Amin.
Sumber: Brosur tentang Puasa Ramadhan, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, rahimahullah.
♥ .:| Panduan Singkat Puasa Ramadhan |:. ♥
Berikut ini adalah petunjuk singkat mengenai puasa yang meliputi: Segi hukumnya, golongan manusia dalam soal puasa, hal-hal yang membatalkan puasa dan beberapa keutamaannya.
-Puasa adalah ibadah yang dilaksanakan dengan jalan meninggalkan segala yang menyebabkan batalnya puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
-Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang agung, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
"Islam itu didirikan di atas lima perkara; Bersaksi tiada sesembahan yang hak melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, puasa Ramadhan dan berhaji ke Baitullah." ( Muttafaq 'alaih)
♥ .:| Golongan Manusia dalam Berpuasa.
♥ Puasa diwajibkan kepada setiap muslim, baligh, mampu dan bukan dalam keadaan musafir (bepergian).
♥ rang kafir tidak diwajibkan berpuasa dan jika ia masuk Islam tidak diwajibkan mengqadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkannya selama ia belum masuk Islam.
♥ Anak kecil di bawah usia baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk dibiasakan berpuasa.
♥ Orang gila tidak wajib berpuasa dan tidak dituntut untuk mengganti puasa dengan memberi makan, walau pun sudah baligh. Begitu pula orang yang kurang akalnya dan orang pikun.
♥ Orang yang sudah tidak mampu untuk berpuasa disebabkan sakit, usia lanjut, sebagai pengganti puasa ia harus memberi makan setiap hari satu orang miskin (membayar fidyah-ed).
♥ Bagi seseorang yang sakit dan penyakitnya masih ada kemungkinan untuk dapat disembuhkan, jika ia merasa berat untuk menjalankan puasa, maka dibolehkan baginya tidak berpuasa, tetapi harus mengqadha'nya setelah sembuh.
♥ Wanita yang sedang hamil atau sedang menyusui jika dengan puasa ia merasa khawatir terhadap kesehatan dirinya dan anaknya, maka dibolehkan tidak berpuasa dan kemudian mengqadha'nya di hari yang lain.
Wanita yang sedang dalam keadaan haidh atau dalam keadaan nifas, tidak boleh berpuasa dan harus mengqadha'nya pada hari yang lain.
♥ Orang yang terpaksa berbuka puasa karena hendak menyelamatkan orang yang hampir tenggelam atau terbakar, maka ia mengqadha' puasa yang ditinggalkan itu pada hari yang lain.
♥ Bagi musafir boleh memilih antara berpuasa dan tidak berpuasa. Jika memilih tidak berpuasa, maka ia harus mengqadha'nya di hari yang lain. Hal ini berlaku bagi musafir sementara, seperti berpergian untuk melaksanakan umrah, atau musafir tetap, seperti sopir truk dan bus (luar kota), maka bagi mereka boleh tidak berpuasa selama mereka tinggal di daerah (negeri) orang lain dan harus mengqadha'nya.
♥ .:| Beberapa Rukhsah yang Tidak Membatalkan Puasa.
♥ Jika seseorang melakukan sesuatu perbuatan yang membatalkan puasa disebabkan lupa atau tidak mengerti atau pun tidak sengaja, maka puasanya tidak batal. Berdasarkan ayat, "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah." (QS. al-Baqarah : 286)
♥ "Dan tiada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) adalah yang disengaja di hatimu." (QS. al-Ahzab : 5)
♥ Jika orang yang sedang berpuasa makan dan mimun karena ia yakin bahwa matahari telah terbenam, maka puasanya tidak batal; dan tidak batal pula puasa orang yang makan dan minum karena yakin bahwa fajar belum terbit (padahal yang sebenarnya waktu sahur telah habis, red).
♥ Jika orang yang sedang berpuasa berkumur, lalu sebagian air masuk ke dalam tenggorokannya tanpa sengaja, maka puasanya tidak batal. Dan tidak batal puasa seseorang yang ketika tidur bermimpi (hingga keluar mani), karena tidak ada nash yang menyatakan hal tersebut batal.
♥ .:| Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Hal-hal yang membatalkan puasa ada delapan:
♥ Melakukan jima' (hubungan intim suami istri) pada siang hari Ramadhan bagi yang sedang berpuasa, maka wajib mengqadha' puasanya dan membayar kafarah mughallazhah (denda berat) yaitu dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Jika tidak mendapatkan hamba sahaya maka wajib baginya berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan jika tidak mampu, maka ia berkewajiban memberi makan enam puluh orang miskin.
♥ Mengeluarkan air mani dengan cara onani atau masturbasi, mencium, memeluk, merangkul dan lain-lainnya.
♥ Makan minum atau menghisap sesuatu, baik yang bermanfaat atau yang berbahaya seperti rokok.
♥ Menyuntikkan obat yang dapat mengenyangkan dan dapat menahan rasa lapar, karena melakukan itu berarti sama dengan minum. Sedang menyuntikkan obat yang tidak mengenyangkan, maka hal tesebut tidak membatalkan puasa, walaupun disuntikkan pada otot atau urat nadi, baik terasa di kerongkongan atau tidak.
♥ Keluar darah haidh dan nifas
♥ Mengeluarkan darah dengan jalan hijamah (berbekam) atau yang serupa. Sedangkan keluarnya darah dengan sendirinya atau karena mencabut gigi dan yang semisalnya, tidak membatalkan puasa, karena hal tersebut tidak termasuk dalam pengertian hijamah.
♥ Muntah disengaja, tetapi jika muntah tanpa disengaja atau dibuat-buat, maka tidak batal puasanya.
♥ Transfusi darah sebagai pengganti darah yang keluar, seperti seseorang yang sedang berpuasa terluka (kecelakaan dan sejenisnya) yang mengakibatkan keluarnya darah.
♥ .:| Beberapa Petunjuk Berkenaan dengan Masalah Puasa
♥ Seorang yang dalam keadaan junub tetap harus berniat puasa, meskipun ia mandi janabah setelah terbit fajar (Shubuh).
♥ Wanita yang suci dari haidh sebelum fajar tiba (bulan Ramadhan), maka wajib berpuasa walaupun ia mandi besar setelah terbit fajar.
♥ Seseorang yang sedang berpuasa dibolehkan mencabut gigi, mengobati luka atau menggunakan obat tetes mata/telinga.
♥ Diperbolehkan bagi yang sedang berpuasa untuk bersiwak, baik diwaktu pagi maupun siang hari, bahkan itu termasuk sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
♥ Untuk mengurangi rasa panas dan dahaga dibolehkan menggunakan AC atau air dingin untuk membasahi kepala.
♥ Bagi penderita sesak nafas meskipun sedang berpuasa diperbolehkan menyemprot mulut dengan sesuatu (berupa udara/gas) yang dapat melonggarkan pernafasan.
♥ Orang yang sedang berpuasa diperbolehkan membasahi bibir dengan air bila terasa kering dan juga diperbolehkan berkumur-kumur namun dengan syarat tidak tertelan.
♥ Disunnahkan mengakhirkan sahur, hingga menjelang Fajar dan segera berbuka setelah matahari terbenam (Maghrib).Diutamakan berbuka dengan kurma rutab (kurma yang masak), jika tidak ada rutab dengan kurma yang lain, dan jika tidak ada kurma bisa berbuka dengan apa saja yang halal atau berbuka dengan minum air apabila tidak menjumpai makanan.
♥ Orang yang sedang berpuasa sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti shalat sunnah, membaca al- Qur'an, berdzikir dan bershadaqah.
♥ Bagi yang sedang berpuasa tetap diharuskan menjaga dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang lain serta menjauhi perbuatan-perbuatan haram.Hendaknya ia menjaga shalat dengan menjalankannya tepat pada waktunya dan berjama’ah di masjid bagi kaum pria.
♥ Hendaknya selalu menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan tercela yang dapat menghapus pahala puasa seperti: Berdusta, berbuat curang, menipu, riba/rentenir, berbicara yang haram dan sebagainya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan tak berguna dan kebodohan maka Allah tidak butuh terhadap puasanya (berupa) meninggalakan makan dan minumnya." (Muttafaq ‘alaih)
♥ .:| Keutamaan Puasa Ramadhan
♥ Dengan puasa Ramadhan Allah mengampuni dosa orang yang berpuasa dan memaafkan semua kesalahannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu". (HR. al-Bukhari dan Muslim).
♥ Puasa Ramadhan tidak terhingga pahalanya, karena orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap muslim amalannya akan diganjar sebesar 10 hingga 700 kali lipat, kecuali puasa. Firman Allah di dalam hadits qudsi,
“...Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-Ku.” (HR. Muslim)
♥ Puasa dapat membuka pintu syafa’at nanti pada hari Kiamat. Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesunggunya puasa dan bacaan al-Qur’an memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari Kiamat. Puasa berkata, ”Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula al-Qur’an, ”Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Nabi bersabda, ”Maka keduanya diberikan izin untuk memberi syafaat.” (HR. Ahmad).
Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam, beserta para keluarga dan sahabatnya. Amin.
Sumber: Brosur tentang Puasa Ramadhan, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, rahimahullah.
Juli 29, 2011
♥ SUAMI YANG SHOLEH,HARTA YANG BERHARGA BAGI ISTRI ♥
♥ SUAMI YANG SHOLEH,HARTA YANG BERHARGA BAGI ISTRI ♥
Buat seorang wanita, harta yang paling berharga didalam hidup ini
adalah seorang suami yang sholeh. Kepadanyalah, seorang istri akan merasakan kebahagian didalam hidupnya dan diakhirat kelak, keberuntunganlah yang akan diterima seorang istri, jika dia mempercayakan hidupnya, memberikan segala cinta, perhatian, dan kasih sayangnya kepada suami yang sholeh. Karena didirinyalah, seorang istri akan mendapatkan apa yang didambanya: Ketenangan, keteduhan, kedamaian, perlindungan dan cinta serta sayang.
Suami yang sholeh adalah seorang yang bisa membahagiakan istri dan anaknya, serta keluarganya baik di dunia ini ataupun di akhirat kelak. Seorang suami yang sholeh tidak akan memberi makan istri dan anak-anaknya kecuali dengan harta yang halal.
suami yang sholeh adalah seorang suami yang mampu menjaga amanah yang diberikan kepadanya. Dan istri adalah amanah yang diberikan kepada seorang laki-laki yang menjadi suaminya.
Suami yang sholeh adalah seorang suami yang mampu memperlakukan istri dan anaknya dengan sifat-sifat yang terpuji, seorang suami yang sholeh akan selalu memperlakukan istrinya dengan sabar, sabar dengan setiap kesalahan-kesalahan istrinya, dan memperlakukan istrinya dengan kelembuatan dan penuh maaf saat istri dipenuhi dengan emosi dan kemarahan.
Suami yang sholeh adalah suami yang mampu menjadi pemimpin didalam rumah tangganya. Seorang suami bagaikan pemerintah didalam rumah tangganya, seorang suami yang sholeh adalah yang mampu memperhatikan hak dan kepentingan rakyatnya didalam pemerintahan yang dipimpinnya, dalam hal ini adalah istrinya.
Seorang suami yang sholeh akan selalu mampu bersikap bijaksana didalam tindakannya, menghargai pendapat istrinya, dan jika terjadi perbedaan pendapat dengan istrinya, dengan sikap terpuji dan penuh cinta kasih menghargai pendapat sang istri, serta mencari titik temu bersama dalam kerangka yang diperintahkan oleh alloh dan mejauhi segala yang dilarang oleh alloh.
Seorang suami yang sholeh akan selalu mampu menjadi teladan terpuji buat istri dan anak-anaknya. Mampu menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan yang baik, dan mendidik diri, istri, dan anak-anaknya untuk menapaki jalan-jalan yang menuju keridloan Alloh.
Seorang suami yang sholeh adalah seorang suami yang mampu membuat dirinya, istrinya dan anak-anaknya mencintai ilmu, menguasai ilmu dan mampu mengamalkannya, menjadikan ilmu yang diperolehnya itu bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agamanya.
Seorang suami yang sholeh adalah seorang suami yang mampu membuat istrinya dan anak-anaknya tumbuh, dan berkembang menjadi pribadi yang luar biasa serta menapaki tangga-tangga sukses di dunia ini dan akhirat kelak.
Seorang suami yang sholeh adalah seorang suami yang akan selalu menjaga istri dan anaknya dari api neraka
Smoga bermanfaat
oleh : Hendra Mulyana
Juli 28, 2011
DOA SEORANG WANITA UNTUK LELAKI PUJAAN HATINYA
YA RABBI...
Aku berdoa untuk seorang lelaki yang akan menjadi sebagian dari hidupku.
Seorang lelaki yang sungguh mencintai-MU lebih dari segala sesuatunya.
Seorang lelaki yang akan meletakkanku pada kedudukan kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang lelaki yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-MU.
Seorang lelaki yang mempunyai sekeping hati yang sungguh mencintai dan dahaga akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat agung-Mu.
Seorang lelaki yang mengetahui untuk siapa dan untuk apa dia hidup,sehingga hidupnya tak pernah sia-sia.
Seorang lelaki yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang lelaki yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku.
Seorang lelaki yang tidak hanya memujaku tapi bisa menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang lelaki yang mencintaiku bukan karena parasku tapi karena hatiku.
Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seorang lelaki yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada di sisinya.
Seorang lelaki yang memerlukan sokonganku sebagai peneguhnya.
Seorang lelaki yang memerlukan doaku untuk kehidupannya.
Seorang lelaki yang memerlukan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seorang lelaki yang memerlukan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.
Dan aku juga meminta..
Jadikanlah aku seorang perempuan yang dapat membuat lelaki itu bangga.
Berikan aku sekeping hati yang sungguh mencintai-MU..hingga aku dapat mencintainya dengan cinta-MU..bukan mencintainya dengan sekadar cintaku.
Berikanlah sifat-MU yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-MU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tangan-MU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatan-MU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulut-MU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-MU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bila akhirnya kami akan bertemu,aku berharap kami berdua dapat mengatakaan, ''Betapa besarnya Engkau kerana telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.''
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan
Juli 27, 2011
SURAT CINTA...’IQRA’...BACALAH !
dari seseorang yang jauh disana..
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
SURAT CINTA...’IQRA’...BACALAH !
dari seseorang yang jauh disana..
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
SURAT CINTA...’IQRA’...BACALAH !
dari seseorang yang jauh disana..
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
SURAT CINTA...’IQRA’...BACALAH !
dari seseorang yang jauh disana..
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
Saya belajar , cinta itu memberi dan mengerti
Tanpa harus diberi dan dimengerti
Saya belajar, tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini
Semuanya butuh proses dan pertumbuhan
Disetiap sepoi angin yang kau hirup
Ataupun disetiap desah nafas yang kau tiup dari mulut mungilmu
Yang penting kau tetap ingat pada jejak-jejak “Telapak Kaki-Nya”
IQRA’ ... bacalah dengan nama-nama Tuhan-mu
Selaku wakilnya di muka bumi ini...
Pantulkanlah disetiap degup jantungmu , disetiap tetesan keringatmu,
Disetiap hembusan nafasmu....
Usai kau baca surat –NYA , kau akan tahu...
DIA SANG MAHA PENGASIH,
Lantas seberapa kasih dirimu kepada makhluk-NYA?
DIA MAHA PENYAYANG,
Lantas seberapa besar Kasih sayang-mu kepada makhluk-Nya didunia?
DIA-LAH sang Kreator,
Lalu seberapa kreatif dirimu sebagai orang yang mewakili Dia didunia?
DIA MAHA MULIA,
Lalu seberapa jauh dirimu mampu memuliakan hamba-hamba-Nya dimuka bumi?
Subhanallah, memori ini, pikiran ini mengembara
KETIKA SUATU SAAT KITA DITANYA...
“Wahai Pembaca, buat apa banyak membaca kalau tidak ada yang kau siarkan?”
Lebih baik siarkanlah surat-surat-Nya,
Bacaan-bacaan Al-Quran itu apabila engkau budi dayakan
Akan menemanimu sekarang dialam dunia serta kelak dialam kubur atau alam baka
Mereka akan melapangkan-mu disaat sempit,
Menghangatkanmu dimusim dingin,
Menyejukkanmu dimusim panas...
“Wahai pembaca, jangan sia-siakan potensimu!
Walau dulu kau tercipta hanya dari segumpal darah, Tuhan-mu Maha Pemurah
Walau dulu kau tidak bisa berkomunikasi sama sekali selain menangis belaka,
Kini Tuhan-mu telah mengajarkan-mu
Alangkah sia-sianya hidup ini bila disetiap hirupan nafas
Masih saja ada keraguan terhadap nya ....Bila masa depan itu sudah pasti...
Lalu mengapa dalam diri ini masih ada ketakutan-ketakutan yang tidak perlu?
Bila ketakutan Yang seharusnya , hanya Pada-Nya...
Jangan-jangan sudah lama aku terkulai
Bagai orang tuli dan buta sejak di rahim bunda,
Terkulai pula hingga diliang lahat? Gawat.....Astaghfirullah...
Badanku menggigil... keringat dingin bercucuran dan aku gugup
Ketika dialam barzah , dua malaikat mendatangiku dengan pertanyaan-pertanyaan
Yang menentukan masa depanku kelak....
Subhanallah...Astaghfirullah...
Ya Rabbi alangkah meruginya hamba-Mu ini yang terlena dalam kehidupan ini
Terlena dalam indahnya kehidupan yang bagaikan fatamorgana
Ya Rabb tuntunlah kami dalam setiap langkah, setiap hirupan nafas
Setiap desah kehidupan yang kelak akan dipertanggung jawabkan...
Langganan:
Komentar (Atom)